Apa saja tindakan pertolongan pertama dan pencegahan untuk natrium hidrosulfida?
Tindakan Pertolongan Pertama untuk natrium hidrosulfida
(1) Kontak kulit: Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Bilas kulit secara menyeluruh dengan banyak air mengalir selama 20-30 menit. Cari pertolongan medis jika terjadi iritasi.
(2) Kontak mata: Angkat kelopak mata dan bilas dengan hati-hati menggunakan air mengalir atau larutan garam fisiologis selama beberapa menit. [Catatan: Referensi teks asli tentang minyak zaitun atau tetes adrenalin tidak biasa dan bukan pertolongan pertama standar; irigasi adalah yang utama. Terjemahan harfiah disediakan tetapi sangat disarankan untuk memverifikasinya dengan sumber SDS resmi.] 1 tetes minyak zaitun atau 3 tetes larutan adrenalin; penggunaan berulang dapat mengendalikan gejala konjungtivitis. Cari pertolongan medis jika iritasi berlanjut.
(3) Inhalasi: Segera pindahkan orang yang terdampak ke tempat yang berudara segar. Jaga agar jalan napas tetap terbuka. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Jika pernapasan dan detak jantung berhenti, segera lakukan resusitasi jantung paru (CPR). Cari pertolongan medis.
(4) Konsumsi: Bilas mulut. JANGAN memicu muntah. Minum banyak air. [Catatan: Saran standar untuk zat korosif/basa seringkali adalah untuk tidak memicu muntah. Teks aslinya mengatakan "催吐" (memicu muntah) tetapi ini mungkin spesifik atau salah. Pendekatan yang lebih standar mungkin adalah memberikan air atau susu jika sadar dan tidak kejang, dan segera mencari bantuan medis. Terjemahan harfiah diberikan, tetapi verifikasi sangat penting.] Memicu muntah dengan minum air hangat. Lakukan bilas lambung dengan larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat 2%~5%. Berikan obat pencahar. Segera cari pertolongan medis.
Tindakan Pemadaman Kebakaran dengan Natrium Hidrosulfida
Media pemadam kebakaran: Gunakan semprotan air, busa, bubuk kimia kering, karbon dioksida (CO₂), atau pasir.
Tindakan pencegahan pemadaman kebakaran: Petugas pemadam kebakaran harus mengenakan alat bantu pernapasan mandiri (SCBA) dan perlengkapan pelindung lengkap. Padamkan api dari arah berlawanan angin. Jika aman untuk melakukannya, pindahkan wadah dari area kebakaran. Dinginkan wadah yang terpapar api dengan semprotan air hingga api benar-benar padam.













