Hidroksipropil akrilat
Gambaran Umum Produk
Hidroksietil Akrilat (HEA) adalah monomer monofungsional serbaguna dan blok pembangun utama dalam kimia polimer. Ia memiliki ikatan rangkap akrilik yang dapat dipolimerisasi dan gugus hidroksil reaktif dalam molekul yang sama. Struktur ini memungkinkannya untuk dengan mudah mengalami kopolimerisasi dengan berbagai macam monomer sekaligus berpartisipasi dalam reaksi ikatan silang. HEA berupa cairan bening, tidak berwarna hingga kuning muda, dan dikenal karena secara signifikan meningkatkan sifat kinerja produk polimer akhir, bahkan ketika digunakan dalam jumlah kecil.
Spesifikasi
| Nama Produk | Hidroksipropil akrilat |
| Rumus Kimia | CH₃CHCOO(CH₂)₃OH |
| Nomor CAS | 25584-83-2 |
| Nomor EINECS | 247-113-0 |
| Tampilan Produk | Cairan transparan |
Lembar Kontrol Mutu
| Penampilan | Cairan transparan tidak berwarna hingga kuning muda tanpa kotoran mekanis. |
| Monoester, % berat | ≥ 93,0 |
| Kemurnian (Total Ester), w% | ≥ 97,0 |
| Warna, Hazen | ≤ 30 |
| Kadar air, w% | ≤ 0,30 |
| Keasaman (sebagai asam akrilik), w% | ≤ 0,30 |
| Inhibitor (MEHQ), mg/kg | 300±50 |
Spesifikasi Utama Hidroksipropil Akrilat
| Penampilan | Cairan bening, tidak berwarna hingga kuning muda |
| Kemurnian (%) | ≥ 96,0 (biasanya > 99,0) |
| Kadar air (%) | ≤ 0,5 |
| Inhibitor (MEHQ) | 200 ± 20 ppm |
| Nilai Asam (mg KOH/g) | ≤ 1,0 |
| Warna (APHA) | ≤ 30 |
| Kepadatan (20 °C) | ~ 1,05 g/cm³ |
| Titik didih | ~ 77 °C (pada 5 mmHg) |
Aplikasi Utama Hidroksipropil Akrilat
Fungsi ganda HPA memungkinkan penggunaannya di berbagai industri. Fungsi utamanya adalah bertindak sebagai pengencer reaktif dan penyedia situs pengikatan silang.
Pelapis & Tinta:
Pelapis Termosetting: Berfungsi sebagai ko-monomer dalam pelapis otomotif, industri, dan kumparan. Ia berikatan silang dengan resin melamin, isosianat, atau epoksi, menghasilkan lapisan film dengan kekerasan, ketahanan kimia, ketahanan terhadap goresan, dan kilap tinggi yang sangat baik.
Sistem yang Dapat Disembuhkan dengan Radiasi: Digunakan dalam pelapis, tinta, dan perekat yang dapat disembuhkan dengan UV/EB. Gugus hidroksil memungkinkan formulasi akrilat uretan dengan sifat yang ditingkatkan.
Resin Photoresist: Komponen kunci dalam resin fotosensitif untuk pembuatan semikonduktor dan layar.
Perekat & Bahan Penyegel:
Meningkatkan daya rekat pada substrat yang sulit direkatkan seperti logam dan plastik yang telah diolah.
Meningkatkan kepadatan ikatan silang, sehingga meningkatkan ketahanan panas, ketahanan kimia, dan kekuatan kohesif pada perekat sensitif tekanan (PSA) dan perekat struktural.
Tekstil & Serat:
Digunakan sebagai agen perawatan serat untuk memodifikasi serat sintetis, meningkatkan kemampuan pewarnaan, sifat antistatik, dan penyerapan kelembapan.
Resin & Plastik Sintetis:
Sebagai bahan tambahan untuk akrilik dan resin sintetis lainnya, hidroksipropil akrilat memberikan ketahanan cuaca, ketahanan benturan, dan fleksibilitas yang lebih unggul.
Aplikasi Lain Hidroksipropil Akrilat:
Pengolahan Kertas: Sebagai resin penguat dan komponen pelapis.
Bahan Kimia Pengolahan Air: Digunakan dalam sintesis penghambat kerak dan korosi.
Aditif Pelumas: Berfungsi sebagai prekursor untuk penambah indeks viskositas dan pendispersi.
Fitur & Manfaat Utama Hidroksipropil Akrilat
Reaktivitas yang Sangat Baik: Gugus akrilat mudah berpolimerisasi bersama dengan berbagai monomer vinil dan akrilik (misalnya, metil metakrilat, butil akrilat, stirena, akrilonitril).
Kemampuan Pengikatan Silang yang Kuat: Gugus hidroksil yang terikat mudah bereaksi dengan diisosianat, anhidrida, dan resin amino (misalnya, melamin), memungkinkan pembentukan jaringan polimer tiga dimensi yang tahan lama.
Daya Rekat yang Ditingkatkan: Meningkatkan daya rekat yang kuat pada berbagai substrat.
Peningkatan Daya Tahan: Berkontribusi pada ketahanan luar biasa terhadap bahan kimia, pelarut, pelapukan, dan sinar UV.
Fleksibilitas: Dapat digunakan dalam berbagai proses polimerisasi, termasuk polimerisasi larutan, emulsi, suspensi, dan polimerisasi massal.
Efisiensi Kinerja: Memberikan peningkatan signifikan pada sifat produk akhir bahkan pada tingkat penggunaan rendah (biasanya 1-10%).
Penanganan & Penyimpanan
Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk, gelap, dan berventilasi baik. Jaga agar wadah tertutup rapat. Suhu penyimpanan yang disarankan adalah antara 15°C dan 25°C (59°F dan 77°F).
Inhibitor: Mengandung MEHQ (Metoksifenol) sebagai inhibitor polimerisasi untuk mencegah polimerisasi sendiri selama penyimpanan dan pengangkutan. Penting untuk mempertahankan inhibitor ini demi stabilitas.
Penanganan: Hindari kontak dengan panas, percikan api, nyala api terbuka, dan zat pengoksidasi kuat. Gunakan di tempat dengan ventilasi yang memadai dan kenakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, termasuk sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan pakaian pelindung.
Masa simpan: Biasanya 12 bulan sejak tanggal pembuatan jika disimpan dalam kondisi yang disarankan.






